Menyeka Peluh Masyarakat, Fahmi Zulfahmi Tebar Benih Kepedulian di Ambang Ramadhan

  • Bagikan

CIANJUR| INICIANJUR.COM – Di bawah naungan atap Aula Desa Cijedil, angin segar seolah berembus di tengah himpitan ekonomi yang kian mencekik. Senin (9/2/2026), suasana reses anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Fahmi Zulfahmi, bukan sekadar pertemuan formal antara wakil rakyat dan konstituennya, melainkan menjadi sebuah oase kepedulian di kala masyarakat sedang dahaga akan perhatian.

Menjelang fajar bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, politisi PDI Perjuangan ini datang tidak dengan tangan hampa. Ia membawa “buah tangan” berupa paket kasih sembako, yang ditujukan untuk meringankan beban pundak para lansia yang kian renta dimakan usia.

Anggota DPRD Cianjur Zulfahmi saat memberi keterangan pada wartawan, selasa (10/2/26)

“Saya melihat ada ganjalan di hati masyarakat bawah. Mereka sedang berjuang di tengah kesulitan. Maka, reses ini saya jadikan jembatan untuk memberikan kemanfaatan nyata, terutama bagi para orang tua kita, para lansia yang sangat membutuhkan uluran tangan,” tutur Fahmi dengan nada bicara yang teduh.

Baca Juga

Langkah kaki Fahmi tidak berhenti di Cijedil saja. Cugenang hanyalah salah satu persinggahan dalam safari kemanusiaannya. Setelah sebelumnya menyapa warga Cibeber, ia berencana menyebar jaring kebaikan ke wilayah Warungkondang hingga Gekbrong. Tak kurang dari 1.500 paket sembako ia siapkan sebagai “payung” bagi warga sebelum memasuki gerbang bulan puasa.

Namun, di balik senyum syukur warga yang menerima bantuan, terselip riak-riak keluhan yang bermuara pada satu titik, hak administrasi. Sebagai ujung tombak di Komisi 1, Fahmi mendapati banyak “benang kusut” terkait KTP dan BPJS yang masih menjerat warga. Baginya, urusan Adminduk adalah kunci pembuka pintu kesejahteraan yang harus segera diselesaikan bersama Disdukcapil.

Tak hanya itu, persoalan infrastruktur pun mencuat. Aspal yang belum merata dan jalan desa yang masih luput dari sentuhan pembangunan menjadi catatan penting baginya. Fahmi berjanji akan menjadi “penyambung lidah” agar pembangunan tak lagi pilih kasih.

Gayung pun bersambut. Kepala Desa Cijedil, Pudin, menatap kegiatan ini dengan penuh rasa syukur. Baginya, kehadiran Fahmi laksana hujan di musim kemarau bagi warganya.

“Beliau datang di waktu yang tepat. Saat harga-harga mulai merangkak naik menjelang Ramadan, kehadiran H. Fahmi menjadi penyejuk bagi warga kami. Kami sangat berterima kasih ada wakil rakyat yang mau turun ke akar rumput, mendengar keluhan soal jalan yang rusak, dan langsung memberi solusi nyata,” ungkap Pudin dengan mata yang berbinar.

Reses hari itu pun usai, namun jejak kepedulian yang ditinggalkan di Aula Desa Cijedil diharapkan mampu terus tumbuh, memastikan bahwa di bulan yang suci nanti, tak ada dapur warga yang berhenti mengepulkan asap harapan. (Rst)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!