Petaka Gas 3Kg, Empat Orang Kritis Disambar Api

  • Bagikan

CIANJUR | INICIANJUR.COM – Kepanikan pecah di Gang Bati 4 RT 01/08, Kelurahan Sawah Gede, Cianjur, Senin (23/2/2026) sore. Sebuah tabung gas elpiji 3 kg yang baru dibeli mendadak bocor. Niat hati ingin mengamankan tabung, api justru menyambar liar dan membakar empat anggota keluarga di dalam rumah.

Bencana bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Bau gas yang sangat menyengat tiba-tiba memenuhi seisi ruangan, membangunkan salah satu penghuni rumah.

“Saya lagi tidur, tiba-tiba bau gas tajam sekali. Pas saya turun, gas sudah bocor parah. Bapak langsung saya tarik, saya amankan ke kamar mandi,” ungkap salah satu saksi mata yang masih syok di lokasi kejadian.

 

Upaya penyelamatan berubah menjadi mimpi buruk dalam hitungan detik. Saksi berlari ke atas untuk memperingatkan penghuni lain agar tidak menyalakan api. Namun, maut bergerak lebih cepat. Diduga akibat korsleting listrik dari area kamar mandi, percikan kecil muncul.

Seketika, api menyambar gumpalan gas di udara. Brak! Ruangan langsung dipenuhi kobaran api.

“Saya baru dari atas mau amankan gas, tiba-tiba api sudah nyamber! Entah dari listrik atau apa, yang jelas api langsung membesar,” tambah saksi dengan nada bergetar.

Situasi makin kacau. Tabung gas yang diamankan di kamar mandi justru menjadi semburan api. Dalam kondisi panik, pemilik rumah dan tiga orang lainnya nekat memukul-mukul kobaran api dengan tangan kosong dan alat seadanya.

Nahas, tindakan itu justru membuat api mengamuk dan berbalik menyerang mereka. Percikan api menyambar tubuh keempat korban: Enah (38), Arom (30), Rumanah (56), dan Yayat.

“Api tidak mati, malah dipukul-pukul. Akhirnya mereka ikut kena percikan. Kami panik memadamkan api yang membakar badan mereka pakai baju-baju bekas. Saya langsung lari bawa anak-anak keluar!” cerita saksi menggambarkan kekacauan saat itu.

Selama hampir satu jam, warga sekitar berjibaku melawan maut dengan air dan kain basah. Suasana mencekam baru terurai ketika dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Cianjur tiba dengan sirene meraung pada pukul 18.30 WIB.

“Laporan masuk pukul 18.15 WIB. Saat kami tiba, api sudah cukup besar. Kami langsung blokir area, lakukan pendinginan, dan pastikan sisa gas tidak memicu ledakan susulan,” tegas petugas Damkar di lapangan. Tepat pukul 19.00 WIB, si jago merah berhasil ditaklukkan.

Akibat insiden mengerikan ini, Enah, Arom, Rumanah, dan Yayat menderita luka bakar serius. Keempatnya langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat dan hingga kini masih berjuang melewati masa kritis dalam perawatan intensif tim medis.

Puing gosong dan bau sangit kini menjadi saksi bisu horor Senin sore di Sawah Gede. Kerugian material dipastikan membengkak, dan polisi masih mendata total kerusakan di lokasi kejadian.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!