Sinergi Cari Solusi Rakyat Menjerit, AMAR dan Ketua DPD PAN Cianjur Duduk Bersama

  • Bagikan
AMAR Gelar sebuah forum diskusi publik bertajuk "Rakyat Menjerit Ekonomi Sulit, Pengangguran Meningkat Refleksi Sosial Ekonomi di Kabupaten Cianjur. ( Foto: Istimewa/Inicianjur.com )

CIANJUR|INICIANJUR.COM – Kondisi sosial dan ekonomi yang kian menantang memantik kepedulian elemen mahasiswa dan masyarakat di Kabupaten Cianjur. Melalui Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat (AMAR), sebuah forum diskusi publik bertajuk “Rakyat Menjerit Ekonomi Sulit, Pengangguran Meningkat Refleksi Sosial Ekonomi di Kabupaten Cianjur” digelar untuk menyampaikan kritik yang membangun kepada pemangku kebijakan.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan aksi berbagi dan buka puasa bersama ini berlangsung di Km 95 Caffe pada Rabu (11/3).

Suasana diskusi duduk bersama bahas sosial ekonomi. (Foto: Deri L/INICIANJUR.COM)

Acara ini mempertemukan unsur akar rumput dengan pemerintah, yang dihadiri oleh perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Bapperida, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, serta Ketua DPD PAN sekaligus Anggota DPRD Cianjur, Hendi Mulyana. Turut hadir pergerakan mahasiswa yang tergabung dalam PMII.

Baca Juga: Parah! Aliansi Bongkar Borok Korupsi Buku di Disdikpora Cianjur

Panitia kegiatan, Adi Otong, menegaskan bahwa diskusi ini bukanlah ajang saling menyalahkan, melainkan bentuk kritik membangun agar pemerintah lebih peka terhadap realitas di lapangan. Ia memaparkan sejumlah potret buram kondisi sosial saat ini, salah satunya adalah tragedi pencurian labu karena himpitan ekonomi yang berujung pada penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

Selain itu, forum ini juga mengkritisi isu program MBG yang tengah ramai diperbincangkan di media, di mana kebijakan dari elit politik dinilai belum sepenuhnya memihak kepada kepentingan rakyat kecil.

“Berdirinya AMAR adalah sebagai wadah perjuangan bagi masyarakat kecil serta membela kelompok yang lemah. Kami tidak sekadar protes, tetapi melalui forum ini, kita ingin membuka ruang diskusi, menyampaikan kritik yang berdasar, bertukar pikiran, dan sekaligus mencari solusi bersama antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Adi Otong.

Baca Juga: Kinerja BUMD Cianjur Disorot, Mahasiswa Tuntut Evaluasi Direksi

Langkah solutif mahasiswa ini mendapat respons positif dari pihak legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Hendi Mulyana, menyambut baik dan mengapresiasi masukan serta kritik konstruktif yang disampaikan oleh AMAR. Menurutnya, pemerintah membutuhkan kontrol sosial dari masyarakat untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Diskusi terbuka seperti ini sangat diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong kesadaran kolektif. Ini memperkuat peran mahasiswa dan masyarakat dalam merespons berbagai persoalan sosial dan ekonomi di Kabupaten Cianjur secara elegan dan solutif,” tutur Hendi.

Melalui diskusi ini, diharapkan kritik-kritik yang telah disampaikan tidak hanya berhenti di atas meja, melainkan dapat ditindaklanjuti oleh dinas-dinas terkait, seperti Dinsos dan Bapperida guna menekan angka pengangguran dan mengatasi ketimpangan sosial di Kabupaten Cianjur.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!