CIANJUR|INICIANJUR.COM – Arus lalu lintas di jalur Puncak-Cipanas dipastikan lebih lega pada Lebaran 2026. Mulai Minggu (22/3/2026), ribuan angkutan umum (angkot) di wilayah Cipanas resmi berhenti beroperasi sementara sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengendalikan kemacetan parah dan mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama masa mudik dan wisata Idulfitri 1447 H.
Kebijakan libur operasional ini berlaku selama lima hari, yakni pada tanggal 22, 23, 24, 27, dan 28 Maret 2026. Sebagai kompensasi atas penghentian operasional tersebut, setiap sopir mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp200 ribu per hari atau total Rp1 juta selama masa kebijakan berlaku.
Ketua Paguyuban Sopir Angkutan Umum (PSAU) Cipanas, Ari Nugraha, menyatakan bahwa pada hari pertama implementasi, seluruh sopir patuh terhadap aturan. “Sejak pagi tidak ditemukan angkot yang beroperasi. Ini menunjukkan sinergi dan disiplin para sopir dalam mendukung kelancaran arus mudik, terutama di titik rawan seperti Pasar Cipanas,” ujar Ari.
Program kompensasi ini menyasar sekitar 1.447 penerima yang terdiri dari sopir utama, sopir cadangan, hingga pemilik kendaraan dari 14 trayek berbeda. Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas, penyaluran dana dilakukan langsung melalui transfer rekening tanpa potongan sedikit pun.
Meskipun libur pada tanggal tersebut, angkot dipastikan tetap beroperasi normal pada tanggal 25 dan 26 Maret 2026 untuk melayani kebutuhan transportasi lokal di tengah masa libur Lebaran. PSAU menegaskan akan tetap melakukan pengawasan ketat dan memberikan sanksi tegas bagi oknum yang nekat melanggar jadwal yang telah disepakati.
Penerapan kebijakan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi musiman untuk kemacetan Puncak, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah. PSAU berharap program serupa dapat berlanjut dalam bentuk perlindungan kesejahteraan pekerja transportasi yang lebih terukur di masa depan.
Dengan berkurangnya volume angkutan umum di hari-hari puncak kepadatan, pemerintah daerah optimis mobilitas masyarakat dan wisatawan di jalur Puncak-Cipanas akan menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman selama perayaan Idulfitri 2026.***












