Bidan Hani Susanti saat bertemu Cepi Pedagang Batagor. Senin (1 September 2025).
CIANJUR | INICIANJUR.COM – Musibah yang menimpa Cepi Junaedi (43), pedagang batagor yang biasa mangkal di depan Gedung DPRD Cianjur, berbuah hikmah.
Setelah uang hasil dagangannya sebesar Rp280 ribu raib saat kericuhan demo Di depan DPRD Cianjur, Sabtu (30/8/2025). Kini Cepi merasa bahagia mendapat bantuan dari seorang bidan yang peduli terhadap musibah yang menimpa dirinya.
Dia Bidan Hani Susanti. S.Tr.Keb,. yang tergerak hati membantu Cepi. Dia menuturkan, keprihatinannya muncul setelah membaca berita tentang musibah yang dialami pedagang batagor tersebut.
“Ini sebagai bentuk kepedulian untuk membantu saudara kita yang terkena musibah. Apalagi kang Cepi sampai kehilangan uang hasil dagangannya,” kata Hani yang kini menjabat sebagai Kepala Puskesmas itu, Senin (1/9/2025).
Menurutnya, bantuan tersebut
Hani berikan bersama rekannya, Andi Bhochut agar beban Cepi tidak semakin berat. “Kami hanya ingin sedikit meringankan, supaya setoran ke pemilik batagor bisa tertutupi,” ujarnya.
Baca juga :
https://inicianjur.com/2025/08/31/batagor-ludes-uang-raib-polisi-jadi-pelanggan-setia/
Sebelumnya, Cepi kehilangan uang saat terjadi kericuhan dalam aksi unjuk rasa di DPRD Cianjur. Saat ia tengah melayani pelanggan, situasi mendadak kacau setelah polisi menembakkan gas air mata ke arah massa. Cepi pun terpaksa meninggalkan gerobak dagangannya.
Malang, uang hasil jualan sejak pagi raib entah ke mana. Bahkan enam porsi batagor yang sudah disantap aparat belum sempat dibayar.
“Ya sudah lah, mungkin belum rejeki. Untung ada polisi dari Polsek Sukaresmi yang baik hati, dia bayarin enam porsi itu Rp40 ribu,” ujar Cepi dengan pasrah.
Kini, meski masih merasakan pahitnya kehilangan, Cepi mengaku bersyukur atas kepedulian yang dia terima.
“Alhamdulillah, ada saja orang baik yang peduli, terima kasih Bu Bidan dan Pak Andi Bhochut, ” tuturnya.***












