CIANJUR|INICIANJUR.COM – Suasana haru bercampur bahagia mewarnai acara tasyakuran, pelepasan, dan kenaikan kelas TK Nirwana Cendikia. Jika biasanya anak-anak yang menangis saat ditinggal orang tua ke sekolah, kali ini justru giliran para orang tua yang tak kuasa menahan air mata.
Momen paling mengharukan terjadi ketika para siswa selesai menampilkan berbagai pertunjukan di atas panggung. Dengan penuh percaya diri, mereka kemudian menghampiri orang tua masing-masing dan menyerahkan setangkai bunga.
Seketika suasana berubah menjadi lautan haru. Beberapa orang tua terlihat menyeka air mata, sementara yang lain berusaha tersenyum meski matanya sudah berkaca-kaca.

Baca juga: Sinergi Polres dan Pemkab Cianjur Warnai Pelepasan 73 Jamaah Haji 2026
Guru Kelas B TK Nirwana Cendikia, Evi Susanti, mengatakan kegiatan pelepasan dan kenaikan kelas tersebut terlaksana berkat dukungan penuh dari wali murid dan Komite Sekolah.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar berkat kebersamaan seluruh wali murid dan Komite Sekolah. Kami dari pihak sekolah sangat bersyukur melihat perkembangan anak-anak yang luar biasa,” ujar Evi, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, perjalanan anak-anak selama di TK penuh dengan cerita dan proses pembelajaran. Mulai dari yang awalnya masih malu-malu, menangis saat ditinggal orang tua, hingga kini mampu tampil percaya diri di depan banyak orang.
Baca juga: Lukmanul Hakim Tegaskan Komitmen untuk Pendidikan, Salurkan Bantuan Perbaikan WC SDN Cimacan 2
“Dulu ada yang masuk kelas masih ditemani sampai pintu, bahkan ada yang berkali-kali memastikan orang tuanya tidak pulang dulu. Sekarang mereka sudah berani tampil di atas panggung dan memberikan bunga kepada orang tua. Justru orang tuanya yang terlihat lebih emosional,” katanya sambil tersenyum.
Evi menjelaskan, pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga dibentuk melalui pola asuh dan pembiasaan di rumah. Karena itu, keberhasilan anak-anak saat ini merupakan hasil kerja sama antara guru dan orang tua.
“Perubahan mereka sangat terasa. Dari yang belum mandiri menjadi lebih percaya diri dan mampu melakukan banyak hal sendiri. Kami bangga melihat perkembangan mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kecamatan Gekbrong, Ny. Euis Ayu Trisna, memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan orang tua yang telah mendampingi tumbuh kembang anak-anak.
Menurutnya, menyekolahkan anak di pendidikan usia dini merupakan langkah penting dalam membentuk karakter dan kesiapan mereka menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
“Selamat kepada anak-anak dan orang tua. Ini adalah keberhasilan awal. Namun jangan dulu santai, karena setelah TK masih ada tantangan baru di jenjang berikutnya. Peran orang tua tetap sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Acara tersebut berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Selain menampilkan berbagai kreativitas siswa, kegiatan itu juga menjadi bukti bahwa anak-anak TK yang dulu menangis saat masuk sekolah, kini berhasil membuat orang tuanya yang menangis karena bangga.**”












