SPPG Bunisari Jadi Sorotan, 250 Siswa Diduga Sakit Usai Santap MBG

  • Bagikan
Sebanyak 250 siswa MTs dan MA Al-Hidayah, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto:Ist/Inicianjur.com)

CIANJUR|INICIANJUR.COM — Sebanyak 250 siswa MTs dan MA Al-Hidayah, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (6/8/2026).

Para siswa mengalami mual, muntah, diare dan sakit perut. Sebagian harus dilarikan ke Puskesmas Warungkondang. Bahkan, sejumlah guru dilaporkan mengalami keluhan serupa.

Sekretaris sekolah, Aceng, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, gejala mulai muncul pada Kamis malam setelah siswa mengonsumsi makanan MBG sekitar pukul 09.00 WIB.

“Banyak yang muntah-muntah, diare, dan sakit perut. Guru pun sebagian terkena,” ujarnya.

Dok gambar banner sppg bunisari warungkondang.(Foto:Ist/Inicianjur.com)

Makanan tersebut disebut berasal dari SPPG Bunisari Warungkondang #002, Kampung Ciender, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Cianjur.

Kini SPPG tersebut menjadi sorotan. Penyebab pasti gangguan kesehatan masih menunggu pemeriksaan medis dan uji laboratorium.

BACA JUGA  Angga Tak Lagi Sendiri, TNI Hadir Membangun Rumah dan Menumbuhkan Harapan

Informasi yang dihimpun juga menyebut pengelolaan SPPG tersebut dikaitkan dengan anggota DPRD Cianjur berinisial IR. Yang bersangkutan telah dikonfirmasi dan disebut mengakui adanya keterkaitan dengan pengelolaan SPPG.

Ratusan siswa sakit setelah menyantap MBG tentu bukan persoalan kecil. Publik kini menunggu kejelasan, apa yang sebenarnya terjadi di balik makanan yang seharusnya menjamin gizi dan kesehatan anak-anak tersebut.***

Penulis: RestuEditor: Deni Hendra
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!