Ketua Dewan Redaksi Inicianjur.com, Sukses Raih Doktor di STIK-PTIK Lewat Disertasi Kasus Ferdy Sambo

  • Bagikan
Ketua dewan redaksi Inicianjur.com resmi menyandang gelar Doktor.(Foto:Istimewa/Inicianjur.com)

JAKARTA|INICIANJUR.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia akademik dan jurnalistik. Ketua Dewan Redaksi INICIANJUR.COM, sekaligus juga menjabat pemimpin redaksi www.cakrwala.co. Syaefurrahman Albanjary, resmi menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), Jakarta.Rabu (10/6/26)

Gelar akademik tertinggi tersebut diraih melalui disertasi berjudul “Komunikasi Krisis dalam Kasus Ferdy Sambo”, sebuah penelitian yang mengupas secara mendalam dinamika komunikasi institusi kepolisian dalam menghadapi salah satu krisis kepercayaan publik terbesar dalam sejarah Polri.

Keberhasilan meraih gelar doktor menjadi capaian penting bagi Syaefurrahman.(Foto:Istimewa/Inicianjur.com)

Sebagai sosok yang selama ini dikenal aktif di dunia jurnalistik dan memimpin dewan redaksi, Syaefurrahman memilih mengangkat tema yang dekat dengan isu keterbukaan informasi, akuntabilitas, serta hubungan antara institusi dan publik di era digital.

Baca juga: Polisi, Doktor, dan Sahabat Jalan Raya, Potret Aiptu Dede Menjelang Purna Tugas

Dalam penelitiannya, ia merumuskan Model Komunikasi Krisis Dialektis, sebuah konsep yang menekankan pentingnya transparansi, kecepatan respons, serta kemampuan institusi dalam menyeimbangkan kepentingan organisasi dengan tuntutan keadilan dan akuntabilitas publik.

“Kasus Ferdy Sambo memberikan pelajaran berharga bahwa kepercayaan masyarakat tidak dapat dipertahankan hanya melalui komunikasi satu arah. Dibutuhkan keterbukaan, konsistensi, dan keberanian menempatkan kepentingan publik sebagai prioritas,” ujar Syaefurrahman usai sidang promosi doktor.

Keberhasilan meraih gelar doktor menjadi capaian penting bagi Syaefurrahman yang selama ini dikenal tidak hanya sebagai praktisi media, tetapi juga aktif dalam pengembangan kajian komunikasi dan kebijakan publik. Gelar tersebut sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pemikiran ilmiah yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi institusi dan masyarakat.

Baca juga: Panen Raya Jagung Hibrida di Mande, Polres Cianjur Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penelitian yang ia lakukan menyimpulkan bahwa di era media sosial, komunikasi krisis tidak lagi cukup diposisikan sebagai tugas kehumasan semata. Komunikasi harus menjadi bagian dari tata kelola organisasi yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Bagi Syaefurrahman, tantangan terbesar institusi penegak hukum saat ini bukan hanya menegakkan hukum secara profesional, tetapi juga menjaga dan membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui keterbukaan informasi yang bertanggung jawab.

Raihan gelar doktor tersebut menjadi pencapaian akademik yang membanggakan sekaligus memperkuat kiprahnya sebagai pemimpin redaksi yang konsisten mendorong lahirnya gagasan-gagasan kritis, konstruktif, dan berbasis riset.

Penulis: RestuEditor: Deni Hendra
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!