Hari Libur Bukan Alasan Rebahan, Kades Ciherang Pilih Bagikan Beras untuk 2.493 Warga

  • Bagikan
Potret kepala desa Ciherang memberikan bantuan pangan kepada masyarakat di hari libur.(Foto:Restu/Inicianjur.com)

CIANJUR – Saat sebagian orang menikmati hari libur dengan bersantai bersama keluarga, Pemerintah Desa Ciherang justru tetap sibuk melayani masyarakat. Sabtu (13/6/2026), Pemdes Ciherang menyalurkan bantuan pangan dari pemerintah pusat kepada 2.493 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Desa Ciherang.

Tumpukan karung beras dan antrean warga sejak pagi menjadi pemandangan yang mewarnai hari libur di kantor desa. Namun bagi Kepala Desa Ciherang, Acep Haryadi, SE, hari libur bukan alasan untuk menghentikan pelayanan.

“Kalau urusan bantuan untuk masyarakat, kami tidak mengenal istilah tanggal merah. Yang merah cukup berasnya jangan sampai habis di dapur,” canda Acep di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tetap dilaksanakan meskipun bertepatan dengan akhir pekan karena kebutuhan masyarakat tidak bisa menunggu hari kerja.

“Kami ingin masyarakat segera menerima haknya. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan kebutuhan pangan warga,” ujarnya.

Dalam program bantuan pangan tersebut, setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Total penerima manfaat di Desa Ciherang mencapai 2.493 KPM, meningkat hampir seribu penerima dibandingkan penyaluran sebelumnya.

Menurut Acep, peningkatan jumlah penerima menunjukkan masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah.

“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu. Apalagi harga kebutuhan pokok kadang bikin dompet ikut puasa sebelum waktunya,” katanya sambil tersenyum.

Selain membagikan bantuan pangan, Pemerintah Desa Ciherang juga tetap menyosialisasikan program Rereongan Sapoe Sawareh yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Bantuan beras memang penting, tapi semangat gotong royong juga harus tetap hidup. Jangan sampai berasnya habis, kebersamaannya juga ikut habis,” tutup Acep.

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan pengawasan aparatur desa dan petugas terkait, sementara warga tampak antusias membawa pulang bantuan yang diharapkan dapat membantu kebutuhan keluarga mereka dalam beberapa waktu ke depan.***

Penulis: RestuEditor: Deni Hendra
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!