CIANJUR|INICIANJUR.COM – Lantunan ayat suci Al-Qur’an kembali menggema di Kabupaten Cianjur. Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XLVIII tingkat Kabupaten Cianjur resmi digelar di Kecamatan Pagelaran dengan semangat kebersamaan yang melibatkan pemerintah, masyarakat, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani, BAZNAS Kabupaten Cianjur mengalokasikan dana sebesar Rp40 juta untuk membantu kelancaran pelaksanaan MTQH. Bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari panggung utama, tenda, sound system, konsumsi, akomodasi dewan hakim, hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab BAZNAS dalam mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya pandai membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan ajarannya sebagai pedoman hidup.
“MTQH bukan hanya tentang perlombaan mencari yang terbaik. Lebih dari itu, ini adalah ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Menurut H. Tata, setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi umat, termasuk mendukung kegiatan yang memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membangun karakter masyarakat.
Penunjukan Kecamatan Pagelaran sebagai tuan rumah MTQH XLVIII disambut hangat oleh masyarakat. Sejak menjelang pembukaan, suasana religius terasa begitu kental. Umbul-umbul menghiasi jalan-jalan utama, sementara warga bergotong royong menyambut tamu, membantu persiapan, dan menjaga kelancaran kegiatan.
MTQH tahun ini diikuti kafilah terbaik dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang, mulai dari tilawah, hafalan Al-Qur’an, hafalan hadits, tafsir Al-Qur’an, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Di balik kompetisi tersebut, tersimpan harapan besar agar lahir qari, qariah, hafiz, hafizah, dan generasi muda yang mampu membawa cahaya Al-Qur’an ke tengah kehidupan masyarakat.
“Kami berharap anak-anak dan generasi muda yang mengikuti MTQH ini tidak hanya menjadi juara di atas panggung, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga mereka mampu mengharumkan nama Cianjur hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” tutur H. Tata.
Ia menegaskan, BAZNAS Kabupaten Cianjur akan terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program keagamaan, pendidikan, sosial kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi umat.
Bagi masyarakat Cianjur, MTQH bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an. Ajang ini menjadi ruang silaturahmi, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus mengingatkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus terus hidup, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat Cianjur yang religius, rukun, dan bermartabat.***










