CIANJUR|INICIANJUR.COM– Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur bergerak cepat melakukan normalisasi saluran drainase (parit) yang tertutup material longsoran tanah di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Selasa (4/8/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga sistem pembuangan air tetap berfungsi optimal demi melindungi infrastruktur jalan beton yang telah rampung dibangun.
Material tanah berpasir dari longsoran kecil di tebing sisi jalan sempat memenuhi saluran drainase hingga menghambat aliran air. Apabila tidak segera dibersihkan, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan air hujan meluap ke badan jalan, mempercepat kerusakan konstruksi beton, mengikis bahu jalan, serta meningkatkan risiko kecelakaan akibat permukaan jalan yang licin.
Menyadari pentingnya fungsi drainase, personel Satgas TMMD bersama masyarakat langsung bergotong royong membersihkan saluran menggunakan sekop, cangkul, dan kereta dorong (angkong). Material longsoran diangkut ke lokasi yang aman agar tidak kembali menyumbat saluran saat hujan turun.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., menegaskan bahwa drainase merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan jalan.
“Pembangunan jalan tidak akan maksimal tanpa sistem drainase yang berfungsi dengan baik. Saluran air harus selalu bersih agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menggenangi badan jalan. Karena itu, setiap sumbatan harus segera ditangani agar kualitas jalan tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, pemeliharaan drainase merupakan bentuk tanggung jawab Satgas TMMD dalam memastikan seluruh infrastruktur yang dibangun memiliki daya tahan yang baik serta aman digunakan masyarakat.
Warga Desa Mekarmukti, Maman, mengaku senang dengan respons cepat Satgas TMMD.
“Kami sangat terbantu. Parit yang sempat tertutup tanah kini sudah bersih kembali sehingga air bisa mengalir lancar. Kami berharap saluran drainase ini terus dijaga bersama agar jalan cor tetap awet,” katanya.
Normalisasi drainase tersebut menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemeliharaan infrastruktur pendukung. Dengan saluran air yang berfungsi optimal, jalan beton hasil TMMD diharapkan memiliki umur pakai yang lebih panjang dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Mekarmukti.***










