Korban Gempa Cianjur Geruduk Pendopo, Tagih Hak yang Dinilai Masih Terbengkala

  • Bagikan
Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Korban Gempa Cianjur menggeruduk Pendopo Kantor Bupati Cianjur.(Foto:Istimewa/Inicianjur.com)

CIANJUR | INICIANJUR.COM – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Korban Gempa Cianjur menggeruduk Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Selasa (19/05/2026), menuntut penuntasan hak-hak korban gempa yang dinilai belum sepenuhnya terealisasi meski lima tahun telah berlalu sejak bencana terjadi.

Aksi tersebut dipimpin Koordinator Aksi, Galih Widyaswara, yang menegaskan kedatangan massa untuk menagih kepedulian pemerintah terhadap nasib korban yang masih hidup dalam keterbatasan.

“Kami datang untuk menagih hak kami sebagai korban bencana gempa 2021 lalu,” tegas Galih.

Baca juga: Diduga Belum Berizin, Dapur MBG Cikaroya Diserbu Massa dan Disegel Satpol PP

Dalam aksinya, massa menyampaikan empat tuntutan utama kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur, yakni penerapan Universal Health Coverage (UHC) tanpa birokrasi rumit, bantuan modal usaha bagi korban, beasiswa pendidikan untuk anak-anak korban gempa, serta distribusi sembako gratis bagi warga yang masih berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Menurut Galih, perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan dan pemulihan ekonomi harus menjadi prioritas agar korban dapat kembali bangkit secara mandiri.

“Pendidikan adalah investasi masa depan daerah ini. Bantuan modal usaha juga harus segera direalisasikan supaya ekonomi warga kembali tegak,” ujarnya.

Massa akhirnya diterima oleh Asisten Daerah (Asda) II Setda Cianjur untuk melakukan audiensi. Menanggapi tuntutan tersebut, pihak Pemkab Cianjur mengklaim seluruh program yang diminta sebenarnya sudah berjalan.

“Ini artinya ada miskomunikasi. Kita akan telusuri di titik mana persoalan ini terjadi,” kata Asda II usai pertemuan.

Meski mendapat respons dari pemerintah, massa menegaskan akan terus mengawal realisasi tuntutan hingga benar-benar dirasakan seluruh korban gempa tanpa terkecuali.***

Penulis: RestuEditor: Deni Hendra
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!