Rakercab GRIB Jaya Cianjur Launching PT Saraga Baraya Jaya, Dorong Penguatan Ekonomi Organisasi

  • Bagikan
Grib Jaya Louncing PT Saraga Baraya Jaya, Dorong Penguatan Ekonomi Organisasi.(Foto:Rst/Inicianjur.com)

CIANJUR|INICIANJUR.COM — DPD Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB Jaya) Kabupaten Cianjur tak hanya melakukan konsolidasi organisasi melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab), tetapi juga meluncurkan PT Saraga Baraya Jaya sebagai langkah awal memperkuat kemandirian ekonomi organisasi.

Launching tersebut digelar di Giga Beats Cianjur, Selasa (25/8/2026), dan dihadiri sejumlah ketua ormas, kiai, tokoh agama, pengurus GRIB Jaya Jawa Barat, serta Danramil Kota Cianjur.

Ketua DPD GRIB Jaya Kabupaten Cianjur, Dede Farhan, S.Pd.I., mengatakan pembentukan PT Saraga Baraya Jaya menjadi salah satu program penting untuk menyediakan wadah kegiatan ekonomi yang memiliki legalitas formal.

Ketua DPD Grib Jaya Farhan saat di wawancarai oleh para awak media.(Foto:Rst/Inicianjur.com)

“Hari ini kita launching PT Saraga Baraya Jaya. Minimal kita punya inkubator ketika ada kegiatan ekonomi, kita sudah punya badan hukum atau legal formalnya. Ini salah satu program yang kita dorong di DPD GRIB Jaya Kabupaten Cianjur,” ujar Farhan.

Menurutnya, program tersebut tetap berjalan seiring dengan arahan Ketua Umum GRIB Jaya, H. Hercules, agar organisasi memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA  Panen Raya Jagung Hibrida di Mande, Polres Cianjur Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Namun, di tengah penguatan program tersebut, Farhan menegaskan bahwa GRIB Jaya juga memperketat kedisiplinan internal. Setiap anggota diminta menjaga nama baik organisasi dan tidak menggunakan atribut maupun identitas GRIB Jaya untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan.

Sejumlah larangan yang disampaikan kepada anggota di antaranya tidak terlibat minuman keras, pungutan liar (pungli), menyebarkan proposal secara sembarangan, berebut lahan parkir, maupun memberikan perlindungan terhadap aktivitas yang melanggar aturan.

“Ada beberapa larangan dari Ketua Umum. Kita tidak boleh minuman keras, tidak boleh pungli, tidak boleh menyebarkan proposal, tidak boleh berebut lahan parkir dan tidak boleh memback-up sesuatu yang memang melanggar aturan. Kita harus menjauh dari hal-hal tersebut,” tegas Farhan.

Ia menambahkan, GRIB Jaya tidak akan membiarkan anggotanya menggunakan seragam organisasi untuk membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Pelaku Pencurian Toko Emas H. Suhandi Dibekuk Polisi, Dua Penadah Ikut Ditangkap

Jika ditemukan anggota yang melakukan tindakan yang dinilai mencoreng nama organisasi, pihaknya akan melakukan pemanggilan dan mengambil langkah internal untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kalau ada anggota yang memakai seragam kemudian ditemukan membuat keonaran atau kegaduhan, pasti kita panggil. Kita akan mengambil langkah untuk menetralisir persoalan tersebut,” katanya.

Farhan juga menegaskan GRIB Jaya Cianjur siap menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Menurutnya, keberadaan organisasi harus mampu menjadi mitra sekaligus kontrol sosial bagi pemerintah dan masyarakat, terutama ketika terdapat persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

Dengan launching PT Saraga Baraya Jaya dan penegasan kembali aturan internal, GRIB Jaya Cianjur berharap organisasi ke depan tidak hanya kuat dalam jumlah anggota, tetapi juga memiliki program ekonomi yang legal, kegiatan sosial yang nyata serta anggota yang disiplin dalam menjaga marwah organisasi***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!