CIANJUR|INICIANJUR.COM – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Cianjur mendorong yayasan pendidikan swasta memperkuat tata kelola, legalitas, pembiayaan dan sumber daya manusia agar mampu berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
Ketua BMPS Kabupaten Cianjur, H. Muhammad Toha, mengatakan banyaknya yayasan merupakan potensi besar yang perlu disinergikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Jumlah lembaga-lembaga yayasan ini sangat banyak. Ini potensi yang perlu disinergikan untuk meningkatkan SDM Kabupaten Cianjur.

Kuncinya ada pada pemahaman para pengurus yayasan,” ujar Toha saat Seminar Peningkatan Kapasitas Perguruan Swasta sekaligus pengukuhan Tim Teknis BMPS di 32 kecamatan.
Menurut Toha, tantangan yayasan bukan hanya mendirikan sekolah, tetapi memastikan lembaga memiliki tata kelola berkelanjutan, termasuk pembiayaan, tenaga pendidik, administrasi dan legalitas. Ia juga menyoroti persoalan izin operasional sekolah yang perlu dibahas bersama pemerintah.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Cianjur H. Ruhli Solehudin menegaskan yayasan harus berani melakukan perubahan dan tidak menjadikan pembinaan sebatas kegiatan seremonial.
“Jangan hanya datang untuk seremonial. Ketika keluar dari gedung ini, harus sudah ada perubahan. Kita ubah pola pikir, mindset, dan paradigma,” tegas Ruhli.
Ruhli menekankan pendidikan swasta merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM. Yayasan juga diminta memperkuat peran, kapasitas dan profesionalitas, termasuk tata kelola keuangan, SDM, regulasi dan perencanaan.
BMPS selanjutnya akan membawa pembinaan tersebut ke tingkat kecamatan agar persoalan yayasan dapat dibahas lebih konkret dan berkelanjutan.***










