CIANJUR | INICIANJUR.COM — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 resmi dilantik di Pendopo Pancaniti Kabupaten Cianjur, Jumat (25/9/2026).
Ketua Baznas Cianjur, KH. Ir. Deny Saepul Rohman, menegaskan zakat memiliki peran penting dalam mendukung pengentasan kemiskinan. Dalam menjalankan amanah, Baznas akan berpegang pada empat prinsip, yakni aman syar’i, aman regulasi, aman administrasi dan aman NKRI.
“Pengelolaan zakat di Cianjur ini harus dimulai dari pendistribusian sampai pelaporan dan pertanggungjawaban kepada publik, terutama kepada Allah SWT,” ujar Deny.
Untuk 2027, Baznas Cianjur menargetkan penghimpunan zakat sekitar Rp21 miliar per tahun. Target tersebut akan dikejar melalui konsolidasi internal serta penguatan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Target pencapaian seperti yang disampaikan Baznas Pusat, untuk Cianjur insya Allah Rp21 miliar. Kita usahakan sekuat tenaga,” katanya.
Deny menyebut kepercayaan publik (trust) menjadi kunci dalam meningkatkan penghimpunan zakat. Karena itu, konsolidasi internal akan menjadi langkah awal sebelum memperluas sinergi dengan masyarakat, DKM, ASN, perusahaan, hingga insan pers.
Terkait persoalan administrasi penghimpunan infak dan sedekah ASN pada periode sebelumnya, Deny mengaku belum mempelajarinya secara menyeluruh.
“Saya belum pelajari, belum ke situ. Langkah awal saya adalah konsolidasi untuk membangun trust publik. Sebab zakat ini kalau tidak ada trust publik akan sulit,” ujarnya.
Baznas Cianjur berharap penguatan tata kelola dan kepercayaan masyarakat mampu mendorong optimalisasi penghimpunan zakat sekaligus memperbesar dampaknya bagi program pengentasan kemiskinan.***









