Pedasnya Harga Cabai Rawit di Pasar Cipanas, Tembus Rp 120 Ribu Jelang Lebaran

  • Bagikan
Epra mengecek harga sayur para pedagang pasar Cipanas jelang lebaran. ( Foto:Istimewa/INICIANJUR.COM )

CIANJUR – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Rasa pedas cabai rawit kini seolah menular pada harganya. Komoditas primadona dapur ini meroket tajam hingga menyentuh level Rp120 ribu per kilogram di UPTD Pasar Rakyat Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Loncatan harga ini membuat masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam. Dari harga normal yang biasanya di kisaran Rp60 ribu, kini para pedagang mematok harga mulai dari Rp100 ribu hingga batas tertinggi Rp120 ribu per kilogram, bergantung pada seberapa segar kondisi barang tersebut.

Kepala UPTD Pasar Cipanas, Epra Haryono, tak menampik adanya gejolak harga yang cukup signifikan ini. Meski diakui tinggi, ia menilai tren kenaikan tersebut masih dalam batas kewajaran tradisi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga: Berkah Ramadhan di Cipanas Dibayangi Ancaman Limbah Plastik dan Mikroplastik

“Grafiknya memang sedang naik karena tingginya permintaan masyarakat sejak awal puasa. Tapi percayalah, ini masih wajar dan tidak seekstrem lonjakan pada tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Epra Kamis (12/3/2026).

Bergeser ke lapak sayur, pergerakan harga komoditas lain rupanya terpantau lebih aman dan stabil. Untuk varian cabai lainnya, cabai tanjung kini dibanderol Rp60 ribu per kilogram, disusul cabai merah keriting (Rp40 ribu) dan cabai merah besar (Rp35 ribu).

Sementara di los daging, harga daging sapi segar masih bertahan di angka Rp120 ribu per kilogram, dengan bagian paha seharga Rp140 ribu. Daging ayam ras dipatok Rp40 ribu per kilogram. Adapun telur ayam merangkak naik perlahan menjadi Rp32 ribu, selisih Rp4 ribu dari harga normalnya.

Lebih lanjut, Epra memproyeksikan puncak kenaikan harga cabai rawit belum sepenuhnya terjadi. Ia memprediksi harga berpotensi kembali anak naik pada H-7 Idul Fitri akibat hukum ekonomi dasar, permintaan pasar membeludak saat stok di lapangan mulai menipis.

Kendati bayang-bayang kenaikan harga masih ada, Epra mewanti-wanti masyarakat agar tidak latah melakukan panic buying (borong barang). Ia menggaransi bahwa ketersediaan bahan pokok di Pasar Cipanas sangat mencukupi untuk menyambut Lebaran.

“Ketersediaan barang dipastikan aman. Pasokan kita disokong oleh lumbung dari bandar-bandar besar yang punya jalur distribusi langsung ke petani. Jadi, masyarakat tidak perlu risau, silakan berbelanja dengan tenang di Pasar Rakyat Cipanas,” pungkasnya. ***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!