CIANJUR | INICIANJUR.COM – Suasana mencekam pecah di jalur maut Cugenang, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebuah bus Marita AC Ekonomi milik PT Putra Marita Pratama jurusan Cianjur – Kampung Rambutan diduga mengalami rem blong saat melaju di jalur turunan hingga akhirnya menghantam truk parkir di pinggir jalan.
Bus bernopol F 7669 WA yang saat itu dipenuhi penumpang meluncur dari arah Cipanas menuju Kota Cianjur. Di tengah jalur turunan yang dikenal rawan kecelakaan, kepanikan mendadak pecah setelah sopir mengetahui rem kendaraan tidak lagi berfungsi.
Baca juga: 167 Motor Knalpot Brong Diamankan, Polres Cianjur Tegaskan Razia Akan Terus Digelar
Jeritan penumpang pun terdengar dari dalam bus. Sebagian penumpang menangis histeris, sementara lainnya berusaha berpegangan kuat saat kendaraan besar itu meluncur liar tanpa kendali.
Dalam kondisi genting, sopir bus berinisial AY berusaha mati-matian menyelamatkan puluhan nyawa di dalam kendaraan. Ia mencoba memainkan perpindahan gigi untuk menahan laju bus, namun upaya tersebut tidak berhasil.
“Rem memang sudah panas, saya sengaja jalan pelan. Tapi pas di turunan tiba-tiba rem hilang total. Saya sudah berusaha ganti gigi supaya laju bus tertahan, tapi tidak bisa. Akhirnya saya ambil inisiatif buang ke kiri sambil cari tempat yang bisa mengurangi dampak supaya penumpang selamat,” ungkap AY dengan wajah masih syok.
Bus yang melaju tak terkendali akhirnya menghantam sebuah truk engkel bernopol F 8138 WX yang sedang terparkir di pinggir jalan.
Benturan keras menyebabkan sejumlah penumpang terpental di dalam bus. Kaca kendaraan pecah dan beberapa korban terlihat mengalami luka akibat benturan. Meski demikian, sopir truk dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Tak lama setelah kejadian, jajaran Satlantas Polres Cianjur bersama petugas medis langsung melakukan evakuasi cepat. Korban luka dievakuasi menggunakan tiga unit ambulans menuju Puskesmas Cijedil dan sebagian lainnya dibawa ke Mapolres Cianjur untuk pendataan lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ahmad Prio Gunawan mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari lokasi kejadian.
“Tadi kami langsung mendapat informasi dari Kasat Lantas yang berada di TKP. Langkah penanganan dan evakuasi langsung dilakukan. Penumpang dievakuasi ke Puskesmas Cijedil dan sebagian lainnya ke Mapolres Cianjur,” jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan pendataan sementara terdapat sekitar 20 penumpang yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Beberapa di antaranya harus menggunakan alat bantu kesehatan di bagian leher akibat benturan keras.
“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada korban luka berat maupun meninggal dunia. Mayoritas mengalami luka ringan dan sudah mendapat penanganan medis,” tambahnya.
Petugas kepolisian kini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis bus sebelum melintas di jalur ekstrem Cugenang yang selama ini dikenal rawan kecelakaan maut.***












