CIANJUR|INICIANJUR.COM — Bagi banyak warga Cianjur, beras bukan sekadar kebutuhan pokok, tetapi penopang hidup sehari-hari. Di tengah kebutuhan itu, kepastian stok menjadi hal yang menenangkan.
Di tangan pemimpin baru Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Cianjur, Sri Wahyuni, pada (23/4/2026) menjelaskan harapan itu coba dijaga. Baru menjabat sejak 16 April 2026, ia langsung memastikan bahwa ketersediaan beras tetap aman bagi masyarakat.
Saat ini, Bulog Cianjur menguasai sekitar 21.000 ton beras. Jumlah itu bukan sekadar angka, tetapi menjadi jaminan bahwa dapur-dapur warga tetap bisa mengepul.
Baca Juga: Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika: Kekuatan Ekonomi Daerah Berasal dari Desa
Di sisi lain, para petani juga mendapat perhatian. Hingga pertengahan April, Bulog telah menyerap 45.017 ton gabah atau sekitar 91,41 persen dari target. Penyerapan ini menjadi harapan bagi petani agar hasil panennya terserap dengan baik dan memiliki nilai jual yang layak.
Sementara itu, bantuan pangan terus disalurkan untuk warga yang membutuhkan. Sebanyak 2.921 ton beras telah didistribusikan ke 11 kecamatan. Meski belum menjangkau seluruh wilayah, upaya ini menjadi langkah awal untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
Sri Wahyuni menyadari, tugas ini bukan hanya soal angka dan distribusi, tetapi tentang memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan beras.***












