BAZNAS Cianjur Buka Jalur Baru Zakat, UPZ Dekopinda Resmi Dibentuk

  • Bagikan
BAZNAS Cianjur optimistis keberadaan UPZ baru tersebut mampu membuka ruang penghimpunan ZIS yang lebih luas.(Foto:Rst/Inicianjur.com)

CIANJUR|INICIANJUR.COM — Potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Cianjur dinilai masih sangat besar, namun belum seluruhnya tergarap secara optimal. Menjawab kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur resmi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dekopinda.

Pembentukan UPZ ini menjadi langkah strategis BAZNAS untuk memperluas jaringan penghimpunan ZIS hingga ke akar rumput kelembagaan, khususnya lingkungan koperasi dan pelaku ekonomi yang selama ini dinilai masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

UPZ Dekopinda diharapkan tidak sekadar menjadi tempat mengumpulkan zakat, tetapi menjadi jembatan antara para muzaki dengan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong agar dana ZIS memiliki dampak ekonomi jangka panjang.

BACA JUGA  Pacet Cipanas Digeruduk Gabungan, Razia Malam Minggu Usir Miras dan Remaja Galau.

“UPZ Dekopinda diharapkan menjadi jembatan antara muzaki yang peduli untuk berzakat dengan para mustahik yang membutuhkan,” ujar H. Hilman Saukani, M.Pd, mewakili Ketua BAZNAS Cianjur, Minggu (30/8/2026).

Menurut Hilman, penguatan kelembagaan UPZ merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menilai semangat Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) yang mengedepankan kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian ekonomi memiliki garis perjuangan yang sejalan dengan pengelolaan ZIS.

“Zakat tidak boleh hanya berhenti di bantuan sesaat. Kita arahkan ke program pemberdayaan agar mustahik bisa mandiri secara ekonomi,” tegasnya.

Pembentukan UPZ Dekopinda pun menjadi sinyal bahwa pengelolaan zakat di Cianjur mulai diarahkan dari sekadar pola bantuan konsumtif menuju pemberdayaan produktif.

BACA JUGA  IMA AMS Cianjur Soroti Dugaan Pelanggaran Kode Etik Ketua DPRD, Siap Surati Badan Kehormatan

BAZNAS Cianjur optimistis keberadaan UPZ baru tersebut mampu membuka ruang penghimpunan ZIS yang lebih luas. Dana yang terkumpul nantinya diharapkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang tepat sasaran, terutama untuk mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi mustahik.

Dengan kata lain, zakat tak cukup hanya terkumpul—yang lebih penting adalah bagaimana setiap rupiah ZIS benar-benar kembali menjadi tenaga penggerak ekonomi umat.***

Penulis: RestuEditor: Deni Hendra
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!