Niat Bikin Grup Band Saat Ramadan, Maling Gasak Laptop hingga Gitar Listrik di SDN Cimacan 1

  • Bagikan
0-4064x3048-0-0#

CIANJUR | INICIANJUR.COM – Di saat umat Muslim sedang berlomba-lomba mencari pahala di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, komplotan maling ‘kurang piknik’ di Cianjur justru asyik menabung dosa. Bukannya ikut tadarusan, mereka malah membobol kantor SDN Cimacan 1, Kecamatan Cipanas, dan membawa kabur barang elektronik hingga gitar listrik, Selasa (3/3/2026).

Aksi unfaedah ini pertama kali kepergok oleh penjaga sekolah, Kang Wahyu, sekitar pukul 05.30 WIB pagi. Niat hati ingin mengecek keamanan sekolah, mata Kang Wahyu malah disuguhi pemandangan miris, gagang pintu kantor sudah jebol dan gembok besi terkapar tak berdaya di lantai akibat ulah tangan-tangan panjang tak bertanggung jawab.

Tanpa pakai lama, Wahyu langsung gercep (gerak cepat) menelepon Kepala Sekolah SDN Cimacan 1, Hajah Ernawati. Mendapat kabar tak sedap di pagi buta, sang Kepsek langsung tancap gas ke lokasi dan menemukan ruang kantornya sudah diacak-acak bak kapal pecah oleh tamu tak diundang tersebut.

Penjaga sekolah yang sedang menunjukan bekas congkelan pintu besi menggunakan linggis oleh maling

Kepada awak media detikupdet.com, Hajah Ernawati membeberkan kronologi kejadian dengan raut wajah kesal namun tetap tegar.

“Tepat pukul 06.24 WIB pagi, Kang Wahyu nelpon saya ngasih tahu sekolah kebobolan. Pas saya sampai, teralis besi pintu kantor sudah bengkok bekas dicongkel paksa. Engsel kayu patah, gemboknya juga berceceran di tangga luar,” jelas Ernawati.

Yang bikin geleng-geleng kepala adalah daftar barang yang digondol. Selain alat operasional sekolah seperti dua buah laptop, satu printer, dan satu infokus, si maling rupanya punya selera musik.

Dua buah gitar listrik milik sekolah ikut raib, Entah si maling berniat bikin grup band indie jalur haram atau bagaimana, yang jelas tindakan ini sangat merugikan pihak sekolah.

“Setelah mendata barang yang hilang, saya langsung bertindak tegas menghubungi Pak Kades Cimacan dan Bhabinkamtibmas agar kasus ini segera diusut tuntas,” tegas Ernawati.

Meski barang yang dicuri agak di luar nurul (nalar), hukum tetaplah hukum. Pihak kepolisian tidak main-main. Jajaran Polsek Cimacan langsung turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Usut punya usut, pihak berwajib juga baru saja selesai menyelidiki kasus pembobolan serupa di SDN Pacet 1. Tampaknya, ada komplotan spesialis pembobol sekolah di wilayah Cianjur Utara yang sedang cari gara-gara.

Melihat gerbang utama sekolah yang mulus tanpa lecet, si maling dipastikan masuk menggunakan ‘jalur ninja’ alias melompat pagar.

Untuk memastikan kejadian serupa tak terulang, Hajah Ernawati mengeluarkan peringatan keras. “Karena gerbang tidak rusak, fiks mereka lompat pagar. Sebagai antisipasi tegas, kami akan segera memasang CCTV di seluruh sudut sekolah. Biar kalau berani datang lagi, wajahnya langsung masuk layar kaca,” pungkasnya.

Kini, pihak Polsek Cimacan Polres Cianjur tengah memburu jejak pelaku. Buat komplotan maling spesialis sekolah, siap-siap saja. Waktu kalian berkeliaran sudah tak lama lagi. Sebentar lagi kalian tidak akan main gitar listrik curian, melainkan ‘nyanyi’ di balik jeruji besi.***

Penulis: Restu Editor: Deni Hendra
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!