CIANJUR|INICIANJUR.COM — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukanagalih 7 di bawah naungan Yayasan Permata Unggul Bangsa resmi diluncurkan pada Selasa (17/4/26). Dapur yang berlokasi di Jl. Hanjawar No. 338, Kp. Pasir Hinggik, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur ini didirikan sebagai wujud nyata dukungan terhadap program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Republik Indonesia.
Peresmian ini ditandai dengan prosesi pemotongan pita secara simbolis, yang menjadi tanda bahwa dapur SPPG Sukanagalih 7 telah memenuhi standar kelayakan dan siap berproduksi. Usai pemotongan pita, unsur Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) atau Muspika yang hadir turut meninjau langsung ke dalam area dapur guna melihat fasilitas dan memastikan kesiapan operasionalnya.

Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh Owner SPPG Sukanagalih 7, jajaran Muspika Kecamatan Pacet, tokoh masyarakat, serta para anggota GRIB Jaya Kabupaten Cianjur.
Baca Juga: BGN Tegaskan Semua SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Dalam sambutannya, Owner SPPG Sukanagalih 7 yang juga menjabat sebagai Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Cianjur, Farhan, menjelaskan bahwa dapur SPPG ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden yang harus dikawal dan dipertahankan kualitasnya.
“Ciri khas dari dapur MBG adalah warna bangunan yang kontras, yakni perpaduan putih dan biru. Di mana pun ada bangunan berwarna putih dan biru, itu adalah dapur MBG yang merupakan program Bapak Presiden. Saat ini kebetulan ada 7 dapur yang saya pimpin dan menjadi cikal bakal percontohan di wilayah Cianjur maupun Bandung. Kita akan kawal terus program ini hingga masa jabatan beliau berakhir,” ujar Farhan.
Farhan juga menekankan kebanggaannya karena SPPG Sukanagalih 7 memberdayakan warga sekitar sebagai karyawannya. Ia berpesan kepada seluruh karyawan untuk bekerja dengan sungguh-sungguh agar menjadi amal kebaikan bersama.
Di tempat yang sama, Danramil Cipanas, Kapten Kav. M. Marufin, menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi di lingkungan kerja. Ia meminta pihak yayasan dan warga setempat, termasuk pengurus RT dan RW, untuk saling menghargai.
“Jalin silaturahmi dan kerja sama yang baik. Hindari miskomunikasi antara pihak yayasan dan pengurus lingkungan setempat agar pekerjaan berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi semua pihak,” pesan Kapten Marufin.
Apresiasi juga datang dari Kapolsek Pacet, AKP Amir. Menurutnya, kehadiran dapur SPPG ini membawa dampak positif bagi keamanan dan perekonomian warga Desa Sukanagalih.
“Kami dari unsur Muspika sangat berterima kasih karena dapur baru ini membuka lowongan kerja. Dengan banyaknya warga yang terserap bekerja, otomatis tingkat kerawanan (kriminalitas) akan menurun. Pemilik dapur juga diharapkan terus memikirkan keberlangsungan usaha serta kesejahteraan para karyawannya,” ungkap AKP Amir.
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Pacet, Jaelani, yang hadir mewakili Camat Pacet, memaparkan perkembangan program MBG di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa kehadiran SPPG sangat membantu mengurangi angka pengangguran di Kecamatan Pacet.
“Perlu diketahui, di Kecamatan Pacet saat ini sudah berdiri 19 dapur MBG dan rencananya akan digenapkan menjadi 20 dapur. Terima kasih kepada SPPG yang telah menyerap tenaga kerja dari wilayah masing-masing. Ke depannya, kami berharap ada koordinasi yang terus berjalan dengan pihak kecamatan terkait pemerataan penerima manfaat,” pungkas Jaelani.***












