CIANJUR|INICIANJUR.COM — Setelah cukup lama dijalankan dengan status sementara tapi terasa permanen, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Cianjur akhirnya resmi diisi pejabat definitif.
Puluhan pejabat dilantik dalam rotasi dan mutasi jabatan yang digelar Rabu (29/4) di Hotel Bukit Indah.
Sorotan utama tentu tertuju pada tiga kursi eselon II yang sebelumnya dipegang oleh pelaksana tugas (Plt) jabatan yang seringkali identik dengan nunggu kepastian tapi kerja tetap jalan.
Kini, status itu resmi berakhir. Superi Faizal dilantik sebagai Kepala DPMPTSP, Firman Edi sebagai Kepala Dinas Pangan, dan Yudha Azwar sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Kepala Bidang PPIK BKPSDM Cianjur, Andi Juandi, membenarkan bahwa para pejabat tersebut sebelumnya memang sudah pemanasan sebagai Plt.
“Betul, hari ini dilantik. Sebelumnya mereka sudah menjabat sebagai Plt di masing-masing OPD,” ujarnya singkat.
Tak hanya itu, rotasi kali ini juga menggeser sejumlah pejabat administrator dan pengawas. Mulai dari camat, sekretaris dinas, kepala bagian, hingga pejabat struktural lainnya ikut “turun gelanggang” dalam perombakan birokrasi ini.
Meski dibungkus dengan istilah “penyegaran organisasi”, publik tentu berharap ini bukan sekadar ganti kursi dan papan nama.
Apalagi, beberapa posisi strategis sebelumnya cukup lama diisi oleh Plt yang dalam praktiknya sering dituntut bekerja maksimal, tapi dengan kewenangan yang tidak selalu maksimal.
Kini, dengan status definitif di tangan, tak ada lagi alasan “masih Plt”. Tantangannya jelas: kerja harus lebih ngebut, keputusan harus lebih berani, dan pelayanan ke masyarakat harus benar-benar terasa.
Pemkab Cianjur sendiri berharap rotasi ini bisa mendongkrak kinerja birokrasi. Sementara masyarakat Sederhana saja yang penting bukan cuma jabatan yang berpindah, tapi juga kualitas kerja yang ikut naik kelas.***












